Yuuuk Diskusi Tentang Ibadah Korban
Apa yang dimaksud KORBAN di sini?Korban adalah ibadah yang dilakukan pada hari Idul Adha dan
hari tasyrik, atau tiga hari setelah idul adha, dengan cara menyembelih hewan
tertentu yang diniatkan untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah
subhanahu wa ta’ala.
Contoh yang TIDAK TERMASUK KORBAN
Jadi korban yang tidak diniatkan untuk beribadah kepada
Allah tidak termasuk dalam definisi di atas. Misalkan, kadangkala di saat orang
membangun jembatan, atau gedung, atau monument, atau apa saja, mereka
menyembelih kerbau dengan tujuan minta keselamatan, minta tidak diganggu kepada
yang mbaureksa sunga, wilayah tertentu. Dan ini dilarang oleh agama kita,
Islam.
Lihat hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad ini
عن طارق بن شهاب، أن رسول الله
صلى الله عليه وسلم قال: (دخل الجنة رجل في ذباب، ودخل النار رجل في ذباب) قالوا:
وكيف ذلك يا رسول الله؟! قال: (مر رجلان على قوم لهم صنم لا يجوزه أحد حتى يقرب له
شيئاً، فقالوا لأحدهما قرب قال: ليس عندي شيء أقرب قالوا له: قرب ولو ذباباً، فقرب
ذباباً، فخلوا سبيله، فدخل النار، وقالوا للآخر: قرب، فقال: ما كنت لأقرب لأحد
شيئاً دون الله عز وجل، فضربوا عنقه فدخل الجنة)
Dari Thariq bin Syihab, (beliau
menceritakan) bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah
bersabda, “Ada seorang lelaki yang masuk surga gara-gara seekor lalat dan ada
pula lelaki lain yang masuk neraka gara-gara lalat.” Mereka (para
sahabat) bertanya, “Bagaimana hal itu bisa terjadi wahai
Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ada dua orang lelaki yang melewati suatu
kaum yang memiliki berhala. Tidak ada seorangpun yang diperbolehkan melewati
daerah itu melainkan dia harus berkorban (memberikan sesaji) sesuatu
untuk berhala tersebut. Mereka pun mengatakan kepada salah satu di antara dua
lelaki itu, “Berkorbanlah.” Ia pun menjawab, “Aku tidak punya apa-apa untuk dikorbankan.” Mereka
mengatakan, “Berkorbanlah, walaupun hanya dengan seekor lalat.” Ia
pun berkorban dengan seekor lalat, sehingga mereka pun memperbolehkan dia untuk
lewat dan meneruskan perjalanan. Karena sebab itulah, ia masuk neraka. Mereka
juga memerintahkan kepada orang yang satunya, “Berkorbanlah.” Ia
menjawab, “Tidak pantas bagiku berkorban untuk sesuatu selain Allah ‘azza wa
jalla.” Akhirnya, mereka pun memenggal lehernya. Karena itulah, ia
masuk surga.”
Perintah
Berkorban
Di antara ayat-ayat
yang memerintahkan ibadah korban adalah Surah al-Hajj ayat 34 dan 35 berikut:
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا
اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ
إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ . الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ
قُلُوبُهُمْ وَالصَّابِرِينَ عَلَى مَا أَصَابَهُمْ وَالْمُقِيمِي الصَّلَاةِ
وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ .
Artinya: " Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan
penyembelihan (qurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang
dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan
Yang Maha Esa, karena itu berserahdirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah
(Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),
(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah hati mereka bergetar, orang
yang sabar atas apa yang menimpa mereka, dan orang yang melaksanakan salat dan
orang yang menginfakkan sebagian rezeki yang Kami karuniakan kepada mereka."
Rasulullah, Muhammad, shalallahu ‘alaihi wa salam
bersabda:
Perintah berqurban ini ditujukan kepada orang yang mampu.
Dalam riwayat Ahmad dan Ibnu Majah disebutkan:
عَنْ َأبِي هُرَيْرَة: َأنَّ رَسُوْل اللهِ صلى الله عليه وسلم
قال : مَنْ كَانَ لهُ سَعَة وَلمْ يَضَحْ فَلا يَقْربَنَّ مُصَلَّانَا
Tidak ada komentar:
Posting Komentar